Main Article Content

Abstract

Pisang kepok (Musa Acuminate Balbsiana C.) adalah pisang yang sangat banyak dijumpai di sekitar Pesantren Hidayatul Muhsinin. Kulit pisang ini dapat dimanfaatkan untuk menjernihkan air dengan cara dibuat menjadi abu sebagai bahan filtrasi air. Pondok Pesantren ini memiliki banyak permasalahan antara lain yaitu penyakit kulit seperti Scabies, Dermatitis, maupun penyakit Diare sering dialami oleh santri. Selain itu, santri di Pesantren Hidayatul Muhsinin memiliki kebisaan kurang menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan santri dalam pembuatan filtrasi air dari limbah kulit pisang kepok dan penerapan PHBS di Pesantren. Dalam kegiatan ini  dilakukan transfer ilmu dan teknologi yang dilakukan secara virtual yaitu dengan menggunakan media video animasi dan buku panduan yang akan diberikan kepada mitra. Selain itu juga dilakukan promosi kesehatan mengenai PHBS sebagai upaya pencegahan penyakit di Pesantren Hidayatul Muhsinin. Hasil uji Wilcoxon terhadap pengetahuan santri sebelum dan sesudah dilakukan kegiatan ini, terjadinya peningkatan pengetahuan santri terhadap pembuatan filtrasi air dari abu kulit pisang kepok  dengan p value (0,000) dan penerapan PHBS di Pesantren dengan p value (0,000). Sehingga disimpulkan video animasi yang di jadikan sarana pemberian informasi pada kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan santri di Pesantren Hidayatul Muhlisin

Keywords

Pisang Kepok Filtrasi Air Santri PHBS

Article Details

How to Cite
Safitri, E., Selviana, S., Amelia, D., Anggraini, E., & velianti, S. (2020). Pendampingan Pembuatan Filtrasi Air dari Limbah Kulit Pisang Kepok dan Penerapan PHBS di Pesantren Hidayatul Muhsinin. Community Empowerment, 6(1), 54-63. https://doi.org/10.31603/ce.4382

References

  1. Abdi, C., Khair, R. M., & Saputra, M. W. (2016). Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Kepok (Musa Acuminate L.) Sebagai Karbon Aktif Untuk Pengolahan Air Sumur Kota Banjarbaru :Fe Dan Mn. Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan), 1(1), 8–15. https://doi.org/10.20527/jukung.v1i1.1045
  2. Budiman, B., Hamidah, H., & Hasria, H. (2019). Limbah Kulit Pisang Kepok (Musa Acuminate) Sebagai Biofilter Zat Besi (Fe) Dan Zat Kapur (Caco3). Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 152–158. https://doi.org/10.31934/promotif.v8i2.497
  3. Guna, A. M., & Amatiria, G. (2015). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Upaya Mencegah Penyakit Kulit pada Santri Di Pondok Pesantren Nurul Huda. Jurnal Keperawatan, XI(1), 7–14.
  4. Hadi, Izwar, Muhammad., Basuki, Wahyu, S. (2017). Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Terhadap Angka Kejadian Diare Akut Pada Santri Pondok Tremas Kabupaten Pacitan. In Skripsi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  5. Jubilate, F., Zaharah, T. A., & Syahbanu, I. (2016). Pengaruh Aktivasi Arang Dari Limbah Kulit Pisang Kepok Sebagai Adsorben Besi (II) Pada Air Tanah. Jurnal Kimia Khatulistiwa, 5(4), 14–21. Retrieved from http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jkkmipa/article/view/16743/14397
  6. Jumiati, Susilawaty, A., & Rusmin, M. (2015). Peningkatan Kualitas Air Sumur Gali Berdasarkan Parameter Besi ( Fe ) dengan Pemanfaatan Kulit Pisang Kepok. Higiene, 1(1). Retrieved from http://journal.uinalauddin.ac.id/index.php/higiene/article/view/1219
  7. Khafid, M., Ainiyah, N., & Maimunah, S. (2019). Gambaran Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Pondok Pesantren Nurul Huda Surabaya. The Indonesian Journal of Health Science, 11(2), 177. https://doi.org/10.32528/ijhs.v11i2.2960
  8. Machfutra, E. D., Noor, A., Luxiarti, R., & Mutmainah, N. F. (2018). Hygienic and Healthy Behaviour of Female Islamic Boarding House. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 21, 1410–2935.
  9. Maliandra, Rian., Shatriadi, Heri., Z. (2016). Efektivitas Kulit Pisang Dalam Menurunkan Kekeruhan Dan Kadar Besi (Fe) Pada Air Sumur Gali. Jurnal Masker Medika, 4 (2).
  10. Novia, A. A., Nadesya, A., Harliyanti, D. J., & Ammar, M. (2019). Alat Pengolahan Air Baku Sederhana Dengan Sistem Filtrasi, 6.
  11. Prastiawan, Ari., Jubaedah, Dade., Syaifudin, M. (2019). Pemanfaatan Karbon Aktif Kulit Pisang Kepok (Musa Acuminate L.) Pada Sistem Filtrasi Budidaya Ikan Nila (Oreochormis Niloticus). Jurnal Akuakultru Rawa Indonesia, 7 (1), 55.
  12. Sa’diyah K., Lusiani, C. E., Chrisnandari, R. D., Witasari, W. S., Aula, D. L., & Triastutik, S. (2020). Pengaruh Proses Aktivasi Kimia Terhadap Karakteristik Adsorben dari Kulit Pisang Kepok ( Musa acuminate L . ) Jurnal Chemurgy, 04(1), 18–22.
  13. Susilawaty, A., Amansyah, M., & Jumiati. (2015). Peningkatan Kualitas Air Sumur Gali Berdasarkan Parameter Besi (Fe) dengan Pemanfaatan Kulit Pisang Kepok di Dusun Alekanrung Desa Kanrung Kabupaten Sinjai. Peningkatan Kualitas Air Sumur Gali Berdasarkan Parameter Besi (Fe) Dengan Pemanfaatan Kulit Pisang Kepok Di Dusun Alekanrung Desa Kanrung Kabupaten Sinjai, 7(2), 166–174.
  14. Yuli Fatmawati, T., Kes, M., Eka Saputra, N., & Psi, S. (2016). Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Santri Pondok Pesantren As’Ad Dan Pondok Pesantren Al Hidayah Healthy Lifestyle and Clean Practise of Santri in Pondok Pesantren As’Ad and Pondok Pesantren Al-Hidayah, 1(1), 29–35. https://doi.org/https://online-journal.unja.ac.id/jpj/article/view/3743
  15. Wati, P. D. C. A., & Ridlo, I. A. (2020). Hygienic and Healthy Lifestyle in the Urban Village of Rangkah Surabaya. Jurnal PROMKES, 8(1), 47. https://doi.org/10.20473/jpk.v8.i1.2020.47-58