Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Wanita “Upaya Mencegah Gangguan Kesehatan Reproduksi” di Desa Sokorini Kecamatan Muntilan

  • Rohmayanti Rohmayanti Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Magelang
Keywords: penyuluhan kesehatan, reproduksi, wanita

Abstract

Masa reproduksi pada wanita akan menyebabkan berbagai perubahan fungsi tubuh karena pengaruh hormonal. Seiring pertambahan usia wanita akan mengalami penurunan fungsi tubuh, beresiko mengalami gangguan organ reproduksi dan mengalami menopause. Perubahan tersebut harus diketahui oleh wanita supaya dapat diantisipasi terhadap adanya gangguan kesehatan reproduksi yang ditimbulkan. Penyuluhan kesehatan reproduksi dengan penyuluhan metode diskusi dengan media audio visual merupakan salah satu cara meningkatkan pengetahuan wanita yang dapat membantu mereka dalam menghadapi permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan wanita usia diatas 20 tahun tentang kesehatan reproduksi wanita terutama mengenai pencegahan berbagai gangguan kesehatan reproduksi pada wanita. Metode yang dilakukan adalah menggunakan metode diskusi dan media audio visual, dengan lama waktu 90 menit dan dengan peserta sebanyak 38 wanita yang berusia antara 20-56 tahun yang telah menikah yang berasal dari Desa Sokorini, Muntilan. Hasil pretes menggunakan pertanyaan terbuka kepada 10 peserta menunjukkan pengetahuan awal yang kurang dimana seluruhnya mengatakan belum paham bagaimana menjaga organ reproduksinya, sedangkan hasil postest mengalami perubahan pengetahuan yang signifikan, dimana peserta memiliki pengetahuan baik terbukti dari kemampuan peserta mmenjawab pertanyaan yang langsung diajukan pada peserta dengan jawaban yang benar. Kesimpulan: bahwa kegiatan penyuluhan kesehatan dengan metode diskusi dan media audio visual dapat meningkatkan pengetahuan wanita tentang kesehatan reproduksinya

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-12-22
Section
Articles