STRATEGI PEMBENTUKAN BUDAYA RELIGIUS DI SD MUHAMMADIYAH WIROBRAJAN 3 YOGYAKARTA

  • Suyitno Suyitno Universitas Ahmad Dahlan

Abstract

Era globalisasi yang melanda kehidupan masyarakat juga merambah kehidupan para pelajar, sehingga para pelajar ikut terpengaruh oleh budaya yang merusak moral. Budaya tersebut menyebabkan terhambatnya penanaman nilai-nilai religius ke dalam diri peserta didik, karena seorang peserta didik yang sudah terpengaruh oleh suatu budaya akan berlaku sesuai dengan budaya yang diadopsinya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan strategi pembentukan budaya religius untuk meningkatkan karakter islami di SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian lapangan atau field research, dengan jenis penelitian kualitatif. Penelitian dimaksudkan untuk mengidentifikasi sejumlah fakta/fenomena permasalahan tentang strategi pembentukan budaya religius untuk meningkatkan karakter islami di SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, dan observasi. Data yang terkumpul ditafsirkan dan dianalisis dengan mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa strategi pembentukan budaya religius untuk meningkatkan karakter islami di SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta melalui (1) Penciptaan suasana religiusseperti salam dan jabat tangan, morning Qur’an, sholat dhuha, sholat dzuhur dan ashar, PHBI, pesantren ramadhan, halal bi halal, latihan qurban, bakti sosial, MTQ, manasik haji, gemar shodaqoh, pengajian tunas mentari, tilawah Al-Qur’an live, dan baitul arqom kelas 6/pesantren karakter.(2) Keteladanan kepala sekolah, guru dan karyawan dan (3) Pembiasaan dalam melaksanakan nilai-nilai islam.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-12-31
Section
Articles