Main Article Content

Abstract

Jumlah penderita penyakit jiwa di Indonesia sudah cukup memprihatinkan, yakni mencapai 6 juta orang atau sekitar 2,5% dari total penduduk. Berdasarkan hasil survei Kesehatan Mental Rumah Tangga (SKMRT) ditemukan 185 per 1000 penduduk rumah tangga dewasa menunjukkan adanya gejala gangguan kesehatan jiwa baik ringan maupun berat.  Terapi warna/ Chromotherapy merupakan salah satu alternatif penanganan bagi penderita penyakit jiwa yang dapat membantu proses penyembuhan suatu penyakit lewat gelombang maupun fibrasinya.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian Pra-eksperimental jenis Pra-Post Test. Berdasarkan pengambilan  54 orang sampel  pasien dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi di bangsa UPI RS Soeroyo Magelang didapatkan  hasil bahwa terdapat pengaruh terapi warna ungu terhadap penurunan tingkat halusinasi pada pasien gangguan persepsi sensori: halusinasi dengar di bangsal UPI RS Prof. Dr. Soeroyo Magelang setelah dilakukan terapi warna ungu setelah hari kedua.

Keywords

chromotherapy penurunan tingkat halusinasi

Article Details

How to Cite
Rahayu, H. S. E. (2014). Pengaruh Chromotherapy Terhadap Penurunan Tingkat Halusinasi Pada Pasien Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Di Bangsal Upi Rs Prof.Dr. Soeroyo Magelang. Journal of Holistic Nursing Science, 1(2), 22-30. Retrieved from http://journal.ummgl.ac.id/index.php/nursing/article/view/441