Perubahan Disfungsi Endotel Aorta Pada Tikus Galur Putih Remaja Yang Terpapar Alcohol Terhadap Pemberian Curcumin

  • Puguh Widiyanto FIKES UMM

Abstract

Tubuh manusia memiliki kemampuan untuk mencegah dan memperbaiki disfungsi endotel dengan memproduksi antioksidan. Antioksidan primer ini akan mencegah timbulnya oksidasi akibat radikal bebas, sehingga endotel pembuluh darah tidak akan mengalami disfungsi dan tidak terjadi aterosklerotik pada arteri. Dalam keadaan, dimana jumlah radikal bebas sangat berlebih di dalam darah, antioksi dan yang diproduksi oleh tubuh tidak efektif lagi, sehingga diperlukan anti oksidan dari luar (sekunder).


Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimen, dengan metode post test only control groupdesign. Analisis statistik yang dipergunakan adalah uji T, untuk menilai pengaruh pemberian antioksidan (curcumin).


Dari hasil penelitian ini maka terbukti bahwa ada pengaruh positif, bahwa Curcumin dapat mencegah disfungsi sel endotel dengan karakteristk tidak timbulnya sel busa pada aorta tifus jantan remaja yang terpapar alcohol kronik.  Saran yang diajukan adalah menambah konsumsi antiokidan (curcumin) untuk memperbaiki kerusakan endotel pembuluh darah (sklerosis).

Published
2015-07-31
How to Cite
WIDIYANTO, Puguh. Perubahan Disfungsi Endotel Aorta Pada Tikus Galur Putih Remaja Yang Terpapar Alcohol Terhadap Pemberian Curcumin. Journal Of Holistic Nursing Science, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 38-48, july 2015. Available at: <http://journal.ummgl.ac.id/index.php/nursing/article/view/472>. Date accessed: 26 june 2017.