Unimma Current Engineering Research http://journal.ummgl.ac.id/index.php/ucer <p style="margin: 0mm; margin-bottom: .0001pt;">Journal Title: Unimma Current Engineering Research<br> Abbreviation Int.: UCER<br> Frequency: 2 issues per year<br> DOI Prefix: 10.31603<br> Print ISSN: under submission<br> Online ISSN: under submission<br> Editor-in-Chief: Dr. Muji Setiyo, ST., MT.<br>Publisher: Universitas Muhammadiyah Magelang<br> Focus and Scope: Industrial Eng; Mechanical Eng; Physics Eng; Chemical Eng; Electrical Eng; Environmental Eng.</p> Universitas Muhammadiyah Magelang en-US Unimma Current Engineering Research Analisis Pemilihan Supplier Bahan Baku Kertas dengan Metode Analytical Hierarchy Process Menuju E-Supply Chain Management PT Papertech Indonesia http://journal.ummgl.ac.id/index.php/ucer/article/view/3156 <p>PT. Papertech Indonesia merupakan pabrik kertas daur ulang (<em>recycled paper</em>) dengan memproduksi beberapa jenis kertas seperti <em>Chip Board</em>, <em>Super Chipboard</em>, <em>Core A</em> dan <em>Core B</em>. Bahan baku utama dalam produksi adalah <em>Old Corugated Container</em> (OCC) dan <em>Mix Waste</em> (MW). Dalam memenuhi kebutuhan produksi, selama 12 hari perusahaan harus menyediakan bahan baku utama sebanyak 360.000 kg yang dipenuhi oleh empat <em>supplier</em>. Disisi yang lain, timbul permasalahan berkaitan dengan belum optimalnya performa <em>supplier</em> yang mengakibatkan ketidaktepatan jumlah bahan baku yang dipasok ke perusahaan dan sering terjadi keterlambatan pengiriman bahan baku. Permasalahan yang lain adalah belum adanya standar kriteria kualitas bahan baku dan standar harga yang ditetapkan oleh perusahaan sehingga kualitas bahan baku tidak terjamin.&nbsp; Penelitian ini bertujuan untuk memilih <em>supplier</em> bahan baku kertas terbaik dengan menggunakan model kriteria <em>quality, cost, delivery, flexibility, resposiveness</em> dan membuat model e-supply chain management untuk mempermudah pemilihan <em>supplier</em> secara otomatis. Hasil studi pustaka dan brainstorming dengan perusahaan menghasilkan lima kriteria dan dua belas subkriteria yang dipertimbangkan dalam menentukan <em>supplier</em> terbaik di PT Papertech Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah <em>Analytical Hierarchy Process</em> untuk menghitung skala rasio dan bobot masing-masing kriteria dan subkriteria dari <em>supplier</em>. Hasil analisis menunjukkan bahwa <em>supplier</em> Sawah Besar menjadi prioritas pertama dalam pemilihan <em>supplier</em> dengan bobot 0.4483, disusul <em>supplier</em> UD Sregep dengan bobot 0.2123, kemudian <em>supplier</em> Cahyo Kertas dengan bobot 0.2084 dan yang terakhir adalah <em>supplier</em> Fada Indonesia dengan bobot 0.1320. Hasil pembobotan <em>Analytical Hierarchy Process</em> digunakan untuk mendesain model <em>e-supply management</em></p> Yuliyani Yuliyani Moehamad Aman Yun Arifatul Fatimah ##submission.copyrightStatement## 2019-10-10 2019-10-10 1 2 1 10 Minimasi Downtime Mesin Dryer dengan Reliability Centered Maintenance di PT Papertech Indonesia Unit II http://journal.ummgl.ac.id/index.php/ucer/article/view/3166 <p>PT. Papertech Indonesia Unit II merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi kertas. Permasalahan yang dihadapi oleh PT. Papertech Indonesia Unit II adalah tingginya frekuensi kerusakan mesin <em>Dryer</em> yang mengakibatkan adanya kegiatan perbaikan mesin yang menimbulkan <em>downtime </em>dan berhentinya proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan perawatan mesin <em>Dryer </em>dan meminimalkan terjadinya <em>downtime</em>. Metode yang digunakan adalah <em>Reliability</em> <em>Centered Maintenance</em>. Dalam metode ini terdapat tujuh tahapan pengolahan data, yaitu seleksi sistem dan pengumpulan informasi, penentuan batasan sistem, deskripsi sistem dan blok diagram fungsi, penentuan kegagalan sistem, analisis <em>Failure Mode and Effect Analysis</em>, analisis <em>Logic Tree Analysis</em> dan pemilihan tindakan perawatan. Hasil penelitian menunjukkan sub sistem <em>Dryer </em>Grup 3 mempunyai kontribusi terbesar terhadap kerusakan mesin <em>Dryer</em> sebesar 50%<em>.</em> Adapun komponen kritis yang terdapat pada sub sistem <em>Dryer </em>Grup 3 adalah <em>Canvas Roll, Packing Shaft Rotary, Canvas </em>dan<em> Carbon</em>. Berdasarkan hasil perencanaan perawatan dengan metode <em>Reliability Centered Maintenance</em> maka diperoleh rekomendasi agar semua komponen kritis termasuk dalam kategori tindakan perawatan <em>Condition Directed</em>. Dengan diterapkannya metode perawatan <em>Reliability Centered Maintenance</em> sebagai metode perawatan pada komponen kritis, maka berpotensial memberikan dampak positif, yaitu penurunan rata-rata <em>downtime</em> komponen kritis sebesar 23.82%, penurunan rata-rata biaya perawatan sebesar 20.36% dan peningkatan jumlah produksi sebesar 44.8 ton.</p> Rizqi Aga Pratama Yun Arifatul Fatimah Tuessi Ari Purnomo ##submission.copyrightStatement## 2020-01-27 2020-01-27 1 2