Penerapan Model Geographically Weighted Poisson Regression pada Jumlah Kematian Ibu di Provinsi Jawa Tengah

Main Article Content

Isca Yunitasari Sri Sulistijowati Handajani Santoso Budi Wiyono

Abstract

Kematian ibu merupakan salah satu indikator derajat kesehatan masyarakat di suatu daerah. Di Provinsi Jawa Tengah, meningkatnya jumlah kematian ibu menjadi salah satu masalah yang sulit diselesaikan. Kasus kematian ibu dipengaruhi oleh kondisi geografis (lokasi) dan kejadiannya merupakan kejadian berdistribusi Poisson sehingga model yang sesuai untuk digunakan adalah model geographically weighted poisson regression (GWPR). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memodelkan jumlah kematian ibu di Provinsi Jawa Tengah menggunakan model GWPR dengan pembobot fungsi kernel Gaussian dan pembobot fungsi kernel bisqure, kemudian memilih model yang lebih baik untuk digunakan dengan kriteria nilai AIC, selanjutnya menentukan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap jumlah kematian ibu. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan, faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah kematian ibu di Provinsi Jawa Tengah adalah persentase persalinan dibantu tenaga non medis, persentase ibu nifas mendapatkan vitamin A, persentase rumah tangga yang berperilaku hidup bersih dan sehat, jumlah sarana kesehatan, dan persentase bidan di setiap kabupaten/kota. HasilĀ  perbandingan antara model GWPR dengan pembobot fungsi kernel Gaussian dan pembobot fungsi kernel bisquare diperoleh bahwa model GWPR dengan pembobot fungsi kernel Gaussian lebih baik digunakan pada jumlah kematian ibu di Provinsi Jawa Tengah tahun 2015 dengan nilai AIC sebesar 101,955.

Article Details

How to Cite
YUNITASARI, Isca; HANDAJANI, Sri Sulistijowati; WIYONO, Santoso Budi. Penerapan Model Geographically Weighted Poisson Regression pada Jumlah Kematian Ibu di Provinsi Jawa Tengah. URECOL, [S.l.], p. 7-14, sep. 2017. Available at: <http://journal.ummgl.ac.id/index.php/urecol/article/view/1016>. Date accessed: 18 dec. 2017.
Section
Articles