Pengaruh Pemberian Jus Kulit Delima Terhadap Kadar Kolesterol Total di UPT Puskesmas Gondosari Kabupaten Kudus 2016

Main Article Content

Umi Faridah Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum Sulistyo Prayitno

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan data dari WHO prevalensi penyakit hiperkolesterollemia tahun 2003-2004 ada 5,5 % pada tahun  2008-2009  mencapai 19,4%. dan angka kematian mencapai 4,4 juta jiwa. Peningkatan kolesterol total dalam darah>240 mg/dl disebut sebagai hiperkolesterolemia. Melalui penelitian sebelumnya bahwa faktor yang mempengaruhi dalam peningkatan kadar kolesterol total antara lain usia, berat badan, aktifitas fisik, setres, keturunan. Upaya untuk menurunkan kadar koesterol yang sering dilakukan salah satunya dilakukan dengan cara mengkonsumsi jus kulit delima. Kulit delima mengandung beberapa bahan aktif dapat menurunkan kolesterol dalam darah. Tujuan: mengetahui pengaruh pemberian juskulit delima terhadap penurunan kadar kolesterol di UPT Puskesmas Gondosari. Metode: Jenis penelitian pre experimental design atau quasi eksperimen dengan teknik pre test-post test with control group, sampel 22 orang yang kadar kolesterol > 200 mg/dl, yang di bagi menjadi 2 kelompok, kelompok control tidak diberikan juskulit delima, kelompok intervensi diberikan jus kulit delima selama 1 minggu. Uji statistic dengan uji paired t-test. Hasil :Pada pemberian  jus kulit delima 25 g selama 1 minggu (7 hari) menyebabkan penurunan kadar kolesterol  secara bermakna (p<0,05). Maka Ho ditolak dan Ha diterima,yang berarti ada pengaruh pemberian jus kulit delima terhadap penurunan kadar kolesterol

Article Details

How to Cite
FARIDAH, Umi; YULISETYANINGRUM, Yulisetyaningrum; PRAYITNO, Sulistyo. Pengaruh Pemberian Jus Kulit Delima Terhadap Kadar Kolesterol Total di UPT Puskesmas Gondosari Kabupaten Kudus 2016. URECOL, [S.l.], p. 249-256, sep. 2017. Available at: <http://journal.ummgl.ac.id/index.php/urecol/article/view/1053>. Date accessed: 18 dec. 2017.
Section
Articles