Standarisasi Kualitas Fraksi Etil Asetat Daun Kelor (Moringa Oleifera Lamk.)

Main Article Content

Rini Sulistyawati Laela Hayu Nurani Sholihatil Hidayati Ahmad Mursyidi Mustofa Mustofa

Abstract

Mutu dan kanfaat obat  tradisional ditentukan oleh  bahan baku yang digunakan. Kelor merupakan salah satu bahan baku utama obat tradisional sehingga perlu dilakukan standarisasi untuk meningkatkan mutu. Standarisasi fraksi etil asetat daun kelor (FEDK) meliputi penetapan parameter spesifik dan nonspesifik. Uji parameter spesifik meliputi organoleptis, penetapan kadar senyawa marker. Uji parameter non spesifik  meliputi susut pengeringan, kadar air, kadar abu total serta cemaran mikroba dan cemaran kapang khamir.  Hasil standarisasi menunjukkan  fraksi  berbentuk  kental, warna hijau kehitaman, bau khas kelor. Hasil pengukuran kadar kuersetin dengan metode spektrofotometri UV-Vis sebesar  3,35% ±0,02. Nilai susut pengeringan 13,12± 0,05, adapun kadar air sebesar  12,5% ±0,17, kadar abu total 4,8 ±,0,21, serta  tidak terdapat cemaran mikroba maupun kapang khamir. Hasil standarisasi parameter spesifik dan non spesifik FEDK memenuhi persyaratan umum Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat

Article Details

How to Cite
SULISTYAWATI, Rini et al. Standarisasi Kualitas Fraksi Etil Asetat Daun Kelor (Moringa Oleifera Lamk.). URECOL, [S.l.], p. 67-72, sep. 2017. Available at: <http://journal.ummgl.ac.id/index.php/urecol/article/view/1238>. Date accessed: 18 dec. 2017.
Section
Articles