Model Linked Stress Release pada Data Gempa Bumi di Pulau Sumatra

Main Article Content

Ismiyati Khusnul Khotimah Hasih Pratiwi Dewi Retno Sari Saputro

Abstract

Teori elastic rebound menjelaskan tentang model stress release dimana besarnya tekanan meningkat secara deterministik dan berkurang secara stokastik sebagai akibat dari gempa bumi. Pada analisis data gempa bumi, suatu wilayah memiliki interaksi dengan wilayah lainnya. Perpindahan tekanan dan interaksi antar wilayah belum dapat dipertimbangkan dalam model stress release. Dalam artikel ini, model stress release dikontruksi dalam model linked stress release dengan mempertimbangkan interaksi antar wilayah. aModel linked stress release dapat dinyatakan melalui fungsi intensitas bersyarat bergantung pada akumulasi tekanan yang dilepaskan saat terjadi gempa bumi dalam subwilayah j selama periode waktu t.  Tujuan penelitian ini adalah mengestimasi fungsi intensitas bersyarat model linked stress release dan menerapkan pada data gempa bumi. Penelitian ini menggunakan data gempa bumi di Pulau Sumatra periode Januari 2010 sampai dengan Desember 2016. Metode estimasi likelihood maksimum digunakan untuk memperoleh hasil estimasi fungsi intensitas bersyarat model linked stress release pada data gempa bumi di Pulau Sumatra.  Hasil penelitiannya yaitu  intensitas gempa bumi Pulau Sumatra pada wilayah bagian utara relatif lebih tinggi dibanding dengan wilayah bagian selatan.

Article Details

How to Cite
KHOTIMAH, Ismiyati Khusnul; PRATIWI, Hasih; SAPUTRO, Dewi Retno Sari. Model Linked Stress Release pada Data Gempa Bumi di Pulau Sumatra. URECOL, [S.l.], p. 415-420, sep. 2017. Available at: <http://journal.ummgl.ac.id/index.php/urecol/article/view/1375>. Date accessed: 17 dec. 2017.
Section
Articles