Bagaimanakah Pengkajian dan Pemberian Rehidrasi pada Anak Diare Akut di Rumah Sakit?

Main Article Content

Septi Wardani Nurul Purborini

Abstract

Permasalahan yang muncul pada tatalaksana diare pada anak di rumah sakit di magelang adalah belum semua petugas kesehatan melakukan pengkajian diare, belum semua petugas melakukan penilaian derajad dehidrasi dan masih diberikannya cairan intravena pada semua anak diare yang dirawat di rumah sakit. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana pengkajian diare dan bagaimana pemberian rehidrasi pada anak diare akut di rumah sakit. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Subjek pada penelitian ini adalah perawat yang melakukan tatalaksana diare akut. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi dan wawancara, dengan menggunakan instrument penilaian mutu pelayanan kesehatan anak bagi rumah sakit rujukan tingkat pertama kabupaten/ kota. Analisis data dilakukan dengan pendekatan yang disarankan oleh Miles dan Huberman, 1984. Hasil yang didapatkan dariĀ  pengkajian diare yaitu, penilaian dehidrasi belum dilakukan dengan benar dan pengklasifikasian derajad dehidrasi belum dilaksanakan dengan tepat. Dari pemberian rehidrasi hasil yang didapatkan adalah bahwa rencana terapi rehidrasi belum sesuai dan monitoring pemberian rehidrasi sudah dilakukan.

Article Details

How to Cite
WARDANI, Septi; PURBORINI, Nurul. Bagaimanakah Pengkajian dan Pemberian Rehidrasi pada Anak Diare Akut di Rumah Sakit?. URECOL, [S.l.], p. 53-58, sep. 2017. Available at: <http://journal.ummgl.ac.id/index.php/urecol/article/view/1607>. Date accessed: 17 dec. 2017.
Section
Articles