Sabun Cair "Granat Putih" (Punica Granatum) sebagai Obat Keputihan

Main Article Content

Ayu Meida Handayani Fatma Zaenur Rochmah Riska Anita Firdaus Sutiara Prihatining Tyas Sella Septiana Herma Fanani Agusta

Abstract

Organ intim wanita, seperti vagina sangat sensitif dengan kondisi lingkungan. Karena letaknya tersembunyi dan tertutup, vagina memerlukan suasana kering. Kondisi lembab akan mengundang berkembang biaknya jamur dan patogen. Ini adalah salah satu penyebab keputihan. Candida albicans merupakan flora normal selaput mukosa saluran pernafasan, saluran pencernaan dan genitalia wanita. Namun jamur ini diketahui merupakan spesies candida yang paling berbahaya. Kulit buah delima (Punica granatum) memiliki khasiat sebagai antifungi karna kandungan senyawa tannin yang cukup tinggi. Metode ekstraksi yang digunakan yaitu metode maserasi (pemanasan). Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktifitas antifungi ekstrak kulit buah delima. Uji aktivitas antifungi dilakuka dengan metode sumuran, yaitu melubangi dengan cork borrer media Sabouraund Dextrose Agar. Berdasarkan penelitian tersebut, formula F0c dengan merupakan formula yang paling baik dan memenuhi persyaratan sabun cair antikeputihan.

Article Details

How to Cite
HANDAYANI, Ayu Meida et al. Sabun Cair "Granat Putih" (Punica Granatum) sebagai Obat Keputihan. URECOL, [S.l.], p. 171-176, sep. 2017. Available at: <http://journal.ummgl.ac.id/index.php/urecol/article/view/767>. Date accessed: 17 dec. 2017.
Section
Articles