CEMARAN BORAKS PADA CILOK YANG DIJUAL DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR

  • Sri Handayani STIKES Muhammadiyah Klaten
  • Nur Wulan Agustina STIKES Muhammadiyah Klaten
Keywords: Boraks, Cilok

Abstract

Makanan jajanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.
Makanan jajanan mempunyai peranan yang sangat penting bagi anak sekolah apabila disajikan
dalam kondisi higienis. makanan jajanan yang tedapat cemaran biologis maupun kimiawi dapat
menimbulkan keracunan, gangguan kesehatan bahkan kejadian luar biasa (KLB). Penyebab KLB
keracunan pangan di Indonesia berasal dari masakan rumah tangga (27,38%), pangan jasa boga
(16,67%), pangan olahan (14,38%), pangan jajanan (16,67%) dan tidak diketahui sumber penyebabnya
(4,17%). Kondisi tersebut apabila tidak diatasi dapat membahayakan anak sekolah. Tujuan penelitian
ini adalah melakukan identifikasi cemaran boraks pada cilok serta melakukan analisis faktor yang
mempengaruhi. Sampling dilakukan secara purpusive sampling dengan sampel sebanyak 20. Metode
pengumpulan data dengan wawancara pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui cemaran
boraks. Pemeriksaan laboratorium dengan menggunakan metode nyala api. Data yang diperoleh
dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 20% sampel yang positif
mengandung boraks. Lama simpan cilok berkisar antara 1-3 hari.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-11-02
Section
Articles